AWAL YANG SULIT #PART 2

Suatu tuntutan yang harus produktif dalam aktivitas memiliki tanggung jawab besar di kantor pun, sudah menunggu. Itu membuat hal yang sangat terbebani dalam keresahan di pikiran yang selalu terlintas ketika bangun tidur. Semua itu, membuat pemikiran gue jadi negatif dan efek yang fatal untuk orang di sekitar. Baru bangun saja, sudah berpikir hal negatif, pesimisi, kesal hati tentang pekerjaan.

Sekian sedikit prolog dari gue. Hehe. Balik lagi dengan cerita tentang keresahan gue, awal yang sulit dari diri gue.

***

Triiinggg..!

Tips and trick yang kedua ialah, selalu bepikir positif ubah cara pandang dari suatu keganjalan buruk di sekitar.

Pandangan menjadi seorang yang sukses dalam berbagai hal merupakan suatu impian. Bukan sekedar mimpi jika masing-masing orang memiliki semangat juang tinggi dan tekad yang bulat untuk mengubah kebiasaan buruk menjadi lebih baik.

Seperti yang pernah gue baca, sepertinya tidak ada orang sukses yang menbuang waktunya tanpa melakukan sesuatu yang tak berguna. Betul kan ya? setuju kan?

Pukul 07.15 Wib
Sebagian orang benci hari senin. Ya untuk sekarang, kini gue menjadi team i hate Monday. Semoga dari awal proses pola gue yang awal sulit ini menjadi team i love Monday.

Perjalanan gue di senin pagi membuat rasa hati berubah menjadi egois yang lebih tinggi. Menulusuri jalan berbagai kecauan dan kemacetan setiap jalannya pengendara saat itu, saling memperlihatkan rasa egois nya masing-masing. Salip sini, mepet sana, terobos sini, saling tidak memberi kesempatan untuk menerobos barisan lalu lintas jalan raya oleh pengendara. Hati makin panas kalo sudah terjadinya perang klakson satu sama lain. Grrr..! saat itu, matahari sudah terbit dan sedang teriknya matahari pagi bersinar.

Kalau begini caranya, gue mulai ikutan menjadi team emosi yang penuh egois. Dengan cara gue yang jahat dan egois, gue mengambil lahan bagian jalur kanan, serebot sana dan sini. Tidak akan gue kasih orang lain menyalip barisan gue saat macet.

Enggak gue kasih celaahhh sedikit pun. HAHA (Tawa Jahat). Bahkan celah space dengan jarak pengendara motor yang di depan gue, gue akan tempel, dan pepet hingga menyentuh ban di depan gue. Huft.. Salah satu tanda-tanda gue akan berubah menjadi siluman wanita menyeramkan bersayap hitam, kuku berubah menjadi panjang, bertanduk satu, dengan mata memerah dan berbulu hijau.

Rute arah gue berangkat ke stasiun, memang banyak banget dimana arah tempatnya sekolahan berada. Seperti, di pinggir jalan simpang, dipinggir jalan raya besar, dari TK sampai Sekloahan SMA. Dengan perasaan emosi yang belum mereda, sedikit pun gue tidak berbuat baik kepada siapa pun di jalan raya. Belum lagi menghadapi para pejuang muda lainnya di kereta dan stasiun. 

Beberapa hal dan kejanggalan menyaksikan drama-drama kehidupan yang berseries di stasiun tempat umum, dimana para masyarakat KRL mania berhadapan saling lawan melawan dan bersaing ria demi untuk mendapatkan kursi duduk. Welcome to club KRL mania ! 

Gue emang tidak suka dan paling tidak bisa merasakan situasi keramain disekitar. Gue selalu mengalah dan menunggu di jam kedatangan kereta selanjutnya, ketika kereta sudah penuh membludak. Bahkan semakin membludaknya pintu kereta pun susah di tutup dan aksi dorong mendorong terjadi. Mungkin pejuang muda yang KRL mania tau lah ya.

***

Kembalinya awal yang sulit dengan tips and trick versi gue yang kedua, keganjalannya dalam melawan sikap negatif pada diri dan pikiran selalu menjumpai hal-hal pemikiran yang buruk, itulah merupakan suatu hal yang membuat manusia menjadi ‘takut’ dan mempersempit rasa syukur dalam kehidupan sehari-harinya kita.

Selama ini gue selalu mengubah cara pandang, agak mainstream sedikit demi sedikit. Karena ini gue masih proses suatu pembalajaran yang panjang.  Cara pandang mainstream yang dimaksut ialah, dalam mengubah cara pandang hidup yang menghilangkan pemikiran negatif dan mengeluh saat ingin memulai langkah pertama untuk beraktivitas, meyakini pula apa yang Tuhan berikan adalah sesuatu yang lebih baik dalam proses cobaan yang akan membaik nantinya.

Mulailah menyadari pemikiran negatif dan berpikir apa sih, ngaruhnya buat kita? Eh tunggu, kita??? Jangan ngomongin kita deh, kalau di hati kamu aja masih banyak banget penghuni lainnya yang sudah lama singgah. Hahaa lho??!!!!

Sebenarnya sih, biasakan sajalah mulai sekarang dengan sikap optimis. Alih-alih berpikir dalam melihatnya sisi baik dalam hal apapun. Siapa tau, itu adalah kesempatan yang terjadi dalam tindakan optimis untuk mempelajari hal-hal yang baru. Aseek bijak ya gue, kalau udah ngopi biasanya gini. Hehe.

Contohnya, di awal gue resign dan di kantor baru harus berangkat kerja lebih pagi gue selalu menggrutu kesal sendiri dalam hati. Yang selalu berpikir, bakalan mengantuk di jalan, pasti akan macet juga, berisiknya suara kalkson motor dan mobil sambil menghantam saut menyaut, terjadinya keegoisan sang pengendara, penuhnya di kereta, belum lagi memikirkan pekerjaan di kantor, huuh banyak ngeluhnya deh saat gue awal-awal berangkat pagi.

Kadang, sampai sarapan roti tawar di motor sambil jalan mengunyah lahap dengan gigitan roti untuk mengganjal perut sambil mengendarai motor.

Tapiii, akhirnya gue menemukan formula untuk mengatasi itu. Mengubah cara pandang yang baru saja gue jelasin kalau kita harus menyadari tentang pemikiran negati, dan apasih untungnya? Ya yang ada ya selalu menggrutu, emosi, kesal akan membuat mood yang sangat berantakan, bayangin saat tiba di kantor, mood nya udah berantakan dan jelek mau kerja jadi susah bawaannya mengdumel aja. Apalagi disini, gue masih dibawah pengawasan sebagai anak baru selama 3 bulan. Haha.

Toh, tiap hari juga akan menghadapi aktivitas yang menyebalkan itu semua kok. Jadi sudah terbiasa, dan on process banget gue melapangkan dada menerima awal yang sulit itu, dan selalu mencoba mengingat untuk pemikiran positif dan optimis.

Karena semua ini sesungguhnya, adalah suatu perjalanan dalam keseharusan yang dijalani demi mendapatkan nilai baik untuk keluarga, dengan kehidupan kita dapatkan kehidupan yang selalu  bersyukur apa yang telah diberi kesempatan sama Tuhan untuk menjalani ini.


Selalu ingat juga, saat kita salah dan kalah jika terjadinya suatu keburukan dan menimbulkan resiko pun, justru itulah yang paling penting. Disitulah ditentukannya prosesmu menjadi dewasa gengss. x


Terima kasih yang sudah membaca awal yang sulit ini, semoga bermanfaat. Siapa tahu yang lagi semester akhir kuliahnya suka bangun siang dan menghadapi awal yang baru di dunia kerja bisa berguna dengan cerita gue ini. Siapa tahu yang selalu berpikiran negatif mulu baca ini, bisa merubah cara pandangnya. Hehe.
Terima kasih ya, mohon maaf bila ada kesalah kata dan lain hal.

Sebagai dukungan pada blog gue, share ke sosial media dan group kamu ya.

Salam,
Wigis on process.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5