Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Sejuta Rindu Kembali

Kutulis sejuta rindu dari kisahku yang lalu Kusapa lewat doa tulus terus melulu Rinduku bergelak rusuh dan layu Kau kembali dengan rayu Gulita awan terasa tak nyaman Nampaknya tak ada pelangi selepas hujan Tak sedamai rupawan langit berhiasan Ceritakan kenangan yang paling kelam beralasan Tertusuk duri mawar melihatmu kembali di sisi Diriku tak mengerti dalam rayumu terjadi Entahlah kututup kembali, atau enggan memberi hati? Rindu kembali.  Wigis. 

Lembar Putih

Alur menuju finish masih berliku berbeda. Sampah warna warni kehidupan masih terasa. Mendengar merdu suara rindu bergelak tawa. Kulihat kau sudah lebih jauh sampai menuju alur bahagia. Kenangan cerita suramku kau tegur sapa. Diksi hati berbicara : "aku bisa apa? Kurasa kau hendak memaksa kembali dengan sifatmu" Suarakan saja hatimu yang rumit Dikisah lembar putihku kaulah pemeran pengganti yang paling dramatic ! Lembar putih kini ku tulis, penyelamat keterpurukanku dari yang paling buruk berganti cerita oleh darah bangsawan rupawan yang sederhana. Terima ketulusan darinya sudah kubanggakan lama.  Kau tak perlu menyapa Kisahku memang kutulis berlaga paling bahagia Kutuliskan kisahku yang sederhana Alur bahagialah yang paling utama Jauh dari alur kisahmu paling drama Kau boleh ku sapa di dalam cerita dongengku saja. Sampah warna warni.  Wigis.