Lembar Putih

Alur menuju finish masih berliku berbeda.
Sampah warna warni kehidupan masih terasa.
Mendengar merdu suara rindu bergelak tawa.
Kulihat kau sudah lebih jauh sampai menuju alur bahagia.
Kenangan cerita suramku kau tegur sapa.

Diksi hati berbicara :
"aku bisa apa? Kurasa kau hendak memaksa kembali dengan sifatmu"

Suarakan saja hatimu yang rumit
Dikisah lembar putihku kaulah pemeran pengganti yang paling dramatic !

Lembar putih kini ku tulis, penyelamat keterpurukanku dari yang paling buruk berganti cerita oleh darah bangsawan rupawan yang sederhana.
Terima ketulusan darinya sudah kubanggakan lama. 

Kau tak perlu menyapa
Kisahku memang kutulis berlaga paling bahagia
Kutuliskan kisahku yang sederhana
Alur bahagialah yang paling utama
Jauh dari alur kisahmu paling drama
Kau boleh ku sapa di dalam cerita dongengku saja.



Sampah warna warni. 
Wigis. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AWAL YANG SULIT #PART 2

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5