ANAK MAGANG MENGENAL DUNIA KERJA

Cerita Anak Magang Mengenal Dunia Kerja ini,  adalah cerita pribadi pengalaman pertama gue saat mengenal dunia perkantoran, dunia kerja yang diburu waktu dan deadline. Untuk nama orang dan sebuah nama tempat akan gue samarkan. 

Tahun 2015, gue melamar bekerja sebagai anak magang yang masih bau kencur. Pokoknya belum tahu apa apa deh. Masih seumur jagung kecil, belum jadi pop corn yang enak untuk teman cemilan saat kita nonton. Gue magang selama tiga bulan di sebuah perusahaan bidang internet dan digital di Jakarta, atas rekomendasi dari sepupu gue. Gue magang atas kepentingan satu lain hal, untuk menempuh sebelum mengambil ujian skripsi dan mendapatkan nilai tuntas di semester 7 yaitu, mata kuliah PKL (Praktek Kerja Lapangan).

Singkat cerita, saat gue kuliah gue hijrah tinggal bersama Kaka sepupu gue, Ka Sisy. Gue tinggal sama Ka Sisy selama 4 tahun di Jagakarsa. Setiap Sabtu dan Minggu, gue pulang kerumah nyokap di Bekasi. Senin nya berangkat lagi. Semenjak gue tinggal di rumah Ka Sisy, gue di kasih fasilitas cukup nyaman. Uang jajan untuk perminggu dikasih cukup lumayan banyak, di kasih motor khusus untuk kemana aja sesuka hati gue dan pastinya jemput keponakan juga. Hehe.

Tapi, dengan suatu perjanjian dan peraturan di rumah Ka Sisy. Begini peejanjian nya;
Kamu, boleh pakai motor kesana kesini sesuka hati, tapi jangan lupa jemput pulang sekolah adik kamu Kyran (anaknya Ka Sisy). Kamu di sini, tanggung jawab nya Kaka. Mau kemana mana harus bilang, tidak boleh pulang lewat dari jam 9 malam. Pokoknya bilang mau kemana aja, kabarin kaka.
Tanpa berfikir panjang kali lebar, gue jawab dengan tegas dan excited. "Yes Deal".
Pada suatu pagi, di rumah Ka Sisy. 

"Mana sini CV kamu, kaka mau kasih ke Hrd di kantor Kaka" Tawaran baik dari kaka sepupu gue, sambil sibuk menyiapkan teh manis hangat di meja makan. Sebelumnya emang gue pernah curhat, kalau gue lagi nyari Magang dan suka izin keluar, alesan nya mau nyari lowongan buat PKL. Padahal mah main, hura hura di Mall pulang malem bareng teman. Maklum, kala itu mahasiswi semester 7 lagi dikit dikitnya sisaan mata kuliah.

"Ohh.. Besok deh Ka, belum di print. Hehe" Jawab gue penuh rasa panik.
"Lho CV kamu yang bekas kemaren gak ada?" Sebuah pertanyaan sedikit kecurigaan dari Ka Sisy.
"Mmm.. Kemaren kan habis, naro di perusahaan sana sini". Jawaban mengelak, demi sebuah kebaikan namun kotor. Padahal gue bikin CV nya aja belum, males banget ribet-ribet apply sana sini ke perusahaan.
"Yaudah Kaka tunggu ya besok."
"Iya" Mendengar kata besok, membuat hati gue lega. Malemnya gue buka netbook, Ac dingin suasana sejuk di dalam kamar, wifi kencang. Dan dengan kekuatan bulan, di malam kamis sejadi jadi nya gue bikin CV dengan rasa ikhlas pake mood bagus yang terlintas di otak. Esokan harinya beneran lho, Ka Sisy nagih CV gue. Seperti biasa bersama nya aktivitas pagi hari di meja makan, Ka Sisy membuatkan kami teh manis hangat sambil nagih CV gue. "Mana CV kamu?" Sebuah tagihan halus dari Ka Sisy.

Gak lama dengan sigap gue beranjak dari bangku meninggalkan meja makan. Lari ke kamar gue di lantai 2. "Nih CV nya" CV yang tersusun rapih itu, gue masukin di file dokumen berwarna putih bening. Bukan amplop besar berwarna coklat.

Pukul 12.10 Wib.

Tidur siang bareng keponakan. Sambil melihat atap berwarna putih di atas. Batin selintas terucap, Terima Kasih ya Allah sudah memberi nikmat ku rasakan di dunia yang bahagia ini dan aku penuh bersyukur atas semua ini. Memberi ku keluarga lebih dalam kebahagian ku. Secuil kalimat Doa syukur di siang hari atas apa yang gue dapat, dan rasa nikmat penuh dengan kebahagia ini. Suara getar hp berbunyi cukup lama. Karena hp gue silent dan saking asiknya melamun dan menatap ke atas langit-langit kamar berwarna putih. "Kok kaya ada getaran-getaran melalui pikiran dari persaan hati sih". Merasa heran, seolah berbicara sendiri sambil melihat situasi sekitar bantal dan guling. "Adik, gak lagi mendengkur kan? Masa mendengkur, sampe getar gini??" Pertanyaan dalam diri, sambil melihat betapa pulasnya Kyran tertidur di sebalah kiri guuuuuue... Astagaaaa hp gueeeee... Getaran misterius ternyata hp gue, yang terletak di sebelah telinga Kyran. 

Dengan hati-hati nya gue bergegas cepat meninggalkan kamar perlahan. Terlihat pada layar hp panggilan masuk +6221 50xxxx.

"Hallo, Selamat siang."
"Ya Hallo. Dengan Wulan Ramadhan?" Suara halus dan sopan. Sepertinya ini bukan dari teman gue yang ingin prank, untuk sebuah konten YouTube.
"Ya, saya sendiri."
"Wulan, saya Arnika dari PT IND. Besok bisa interview ? Jam 09.00 di kantor kami."
"Ya, bisa. Ini PT IND yang di Jl. Kebagusan kan?"
"Iya betul. Besok, Wulan bawa CV sama pertofolio nya ya."
"Iya. Baik bu.. Terima kasih". Jawaban yang membahagiakan tercampur dengan rasa kebingungan.
"Jam 09.00 ya ketemu saya, Arnika".
"Ok Bu, Jam 09.00".
"Ok Wulan selamat siang".
"Siiiiiaaaaaangg".

Baiklah gue akan interview di kantor ka Sisy. Besok jam 09.00 Wib. Semoga PT IND ini, menjadi tempat magang gue. Tempat nya deket banget 20menit sampe. Gak pake keluar jalan besar segala. Selain tempatnya dekat, searah jalan ke kampus. Perfection!

-To be continue-
*Cerita ini, akan ada lanjutan nya. Tungguin cerita  selanjutnya ya. Mohon maaf ya jika adanya kesalahan penulisan kata atau kalimat dan lain hal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AWAL YANG SULIT #PART 2

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5