RINDU YANG BEGITU JAHAT

Membalas rindu mu dengan anganku.. Anganku kini sudah berlalu sangat jauh dan aku tidak berdaya melihatnya dengan kabar yang kamu sampaikan ini. 

Kamu memberikan kabar angin jahat untuk ku.. Yang tidak sengaja aku rasakan kesejukan rindunya kamu. Mata hati aku sudah terlalu jauh untuk melihat nama kamu. Kini Hati dan perasaan ku.. Entah apa lah yang saat ini aku rasa. Yang ku tahu rasa ini sesejuk rasa hati kasih dan sayang kepada mu, seperti dulu kala. Namun tak pantas.

Cerita dengan kisah..

Sejak itu, aku senang bisa bermain menemani hari kamu, berbagi cerita, canda dan tawa kita.
Akhir dari perasaan semua ini mulai terlihat dari sifat aku yang begitu jahat kepada kamu.

Sifat Kejahatan aku.
Ya ! Sifat itu muncul ketika dirinya selalu mengundang canda dan kenyamanan nya bersama yang lain, orang lain di luar dugaan ku. Kamu berhasil membuat nya nyaman dihadapan nya di hati kamu itu. Posisi ku saat itu memanglah hanya orang baru di hadapan kamu. Mereka, dia, orang itu sudah terlalu lama bersama mu. Aku hampir memutuskan menyerah dengan kamu. Seperti tembok raksasa yang menghalangku saat itu.

Perjuangan ku yang buruk untuk melihat, memasuki sebagian hidup kamu itu sangat menyakitkan untuk ku. Walau aku berhasilll menghancurkan tembok raksasa yang menghalangi mu itu, walau hanya celah kecil yg sanggup kuhancurkan karna aku tidak sanggup untuk membuka dan menghancurkan tembok raksasa yang menghalangi mu tapi aku rasa bahagia, kamu memberi sedikit celah dihati kaum untuk ku dan senang bisa melihat kamu seketika hatiku sedikit hangat.

Jahatnya.. Aku

Jahatnya aku, karena aku berfikir itu tidak akan berhasil tidak akan berjalan dengan baik bersama kamu. Lalu keputusan beserta angan dan hati ku putuskan untuk menghilang, mengabaikan dan pergi jauhhhh.. Dari mu.

Walau tanpa sebab. Lucunya kamu selalu berusaha menjelaskan kepada ku "hi mereka bersama ku sejak lama dan ini adalah urusan ku. Kamu tidak perlu khawatirkan itu. Aku sudah terlalu nyaman bersama mu" Penjelasan itu yang selalu ingin ku abaikan. Aku senang berkata jujur kepadaya dan menjelaskan mu dengan cara ku. Seketika kamu  menghilang terlebih dulu. You deleted me in your contact phone, you blocked my number. Apa yang saya bisa lakukan? MELUPAKAN NYA.

Hari-hari ku.
Waktu berjalan dengan seiringnya hari, hari berjalan dengan seiringnya waktu.
Hari-hari ku sangat kacau..
Pemikiranku sudah tak terkendali.
Rumit. Rindu..
Perasaan dan hati seolah hancur bekepih.
Sesuatu yang mengganjal pada hatiku, sesuatu yang ingin ku sampaikan padanya. Bukan hanya sekedar rindu melainkan ungkapan dan ucapan hati yang belum terucap kepada nya.

Rindu ini sangat jahat..

Angin dan angan masih merasakan rindu ku padanya. Rindu yang sangat jahat ini membuatku terlalu egois. Aku tidak mau mendengar kabar kamu. Karena hati aku sudah terlalu jauh untuk dihadapan kamu. Sudah terlalu jauh melupakan mu.

Terimakasih sudah menyindir Ku dengan kata-kata kejujuran mu yang terdalam melalui teman ku. Aku hanya bisa mendengar namun sulit untuk menerima sindiran cerita rindu dan cinta mu itu. Terimakasih rindu ini sangat jahat. W

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AWAL YANG SULIT #PART 2

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5