MISTERIUS PENGANTAR PIZZA CHAPTER 5 "TRAGEDI CINTA DAN POPULARITAS #1"


Tragedi cinta ini menceritakan peristiwa kesedihan dua hati dengan rasa cinta yang memiliki cinta bertepuk sebelah tangan. Kisah remaja yang mempunyai rasa cinta, namun tak bersambut dengan hati yang tak terbalas. Keresahan dalam cerita cinta masa remaja, yang terlalu banyak mengalami tindakan dalam sebuah pilihan sehingga membuatnya menjadi galau. Tindakan-tindakan beberapa cerita tragedi cinta dalam sebuah keresahan yang di alami.

Tragedi kisah cinta terhadap popularitas di masa remaja maupun masa kini telah menjadi satu elemen, elemen yang mempunyai suatu sifat kepuasan diri dengan rasa egois nya. Sebuah keunggulan dalam kepopularitasan, tampak terlihat memiliki harga gengsi yang sangat tinggi. Baik maupun cara popularitas dengan pretasi, karya, gaya dan fisik seolah menjadi tingkat bibit keunggulan.

Dalam cerita tragedi cinta dan popularitas ini, merupakan kisah remaja SMA THJ yang selalu membuat sensasional dalam hal cinta maupun popularitas dan penting nya sebuah harga diri. Julie dan Nadias merupakan siswi yang terkenal dengan gaya modis nya, selalu membuat sensasi di sekolah. Duo ratu bigos ini, selalu menjadi pusat obrolan dalam suatu rumor kosong yang di sebarluaskan di lingkungan sekolah. Ya, itu disebut Gosip. Ratu siswi biang gosip.

Balkon belakang villa Blackpink, pukul 04.00 Wib. #TeamPizza
Hari sudah menjelang fajar. Sebuah acara kelulusan SMA THJ tidak sesuai harapan yang untuk di kenang bersama. Memasuki dalam proses strategi khusus Lala berjalan perlahan. Sebuah rencana yang dijalani oleh Ratna dan Luwi yaitu, untuk menanyakan Julie atas kedatangan tiba-tiba ke villa blackpink ini. Ratna mulai bergegas dan menunjukan akting mendadak nya menjadi watak wanita baik yang lembut, ramah dan santun, kepada Julie pun akan segera dimulai.

Ratna mulai hilang kesabaran dengan sigap pun menghampiri Julie dan Luwi yang sedang berdiri dengan obrolan tawa mereka dan gaya Julie yang sok kecantikan itu. Action !! 

"Hai Jul, udah ketumu? Tanda-tanda misteri?" 

"Hah !! Lu nanya gue?". Jawab Julie dengan jutek. Luwi yang sedang berdiri diantara Julie dan Ratna pun, mulai bingung dengan melihat emosi mereka berdua. Hati Ratna mulai naik dan tidak sabar untuk berpura-pura akting baik di depan Julie. 

"IYA GUE NANYA LU YA??!! GABISA BANGET DIAJAK KERJASAMA NYA SIH NIH CEWE !"

"HEH ! LU KOK NGOTOT YA ! NGEGAS AJA ! MASIH UNTUNG LU GUE BAWAIN PIZZA KESINI".

Ratna meledak-ledak dengan penuh emosi melihat Julie yang semakin menantang keras. Situasi dalam suasana villa blackpink yang semakin membara dengan peseteruan adu mulut Ratna dan Julie. Luwi yang melihat mereka berseteru keras dengan emosi satu sama lain ini, mulai melerai namun tidak ada pengaruhnya, mala semakin menambahkan suasan buruk. 

"KAMU BELAIN DIA ?!!!". Tanya Ratna sambil menunjuk muka Julie. 

"HEEEH ! JANGAN NUNJUK-NUNJUK MUKA GUE YA !". Tangan Julie menghempas tangan Ratna. Ratna pun mulai menarik baju Julie. Perkelahian fisik pun telah dimulai.

Mendengar perseteruan keras yang penuh emosi, membuat teman-taman lain nya berkumpul menghampiri Ratna dan Julie di Balkon belakang dekat kolam renang. Lala yang menghampiri mereka dengan terburu-buru melerai keadaan, agar menjadi tenang. "Woy !! sudah-sudah. Udah pada gede juga, masih aja sih adu mulut emosi gini. Bisa-bisa nya dalam keadaan seperti ini".

"Heran. Gak ada berubahnya ya kalian tuh dari dulu". Lala yang mulai melerai mereka berdua dengan memisahkan beberapa jarak di antarnya. Sudah mulai meredam. Walau Julie tetap mengotot atas pembelaan dirinya. Dan sedangkan, Ratna masih tetap kukuh atas pemikiran nya bahwa Julie adalah dalang, di balik semua ini. "LOH TUH YA MERUSAK PESTA KELULUSAN SEKOLAH KITA !". "HEH CEWE KECANTIKAN JANGAN ASAL NUDUH SEMBARANGAN YA". Lagi-lagi sautan adu mulut Ratna dan Julie.

Lala mulai heran dan hilangnya proses strategi yang ia buat ini. "OKAY SEMUANYA DIAM DIAM DIAM DIAM ! PLEASE YA DIAAAAAM ! SEKARANG LANGSUNG AJA DEH. Ayo kita duduk lagi kita omogin sama-sama. Matahari sudah mau terbit, tolong ya kerjasama nya semua untuk bisa pulang kerumah". Penjelasan Lala dengan hati yang emosi. Velly yang ikut menambahkan pembicaraan dalam tuduhan Julie pun membuat Nadias teman Julie mulai geram dan marah. "Heh ! Velly kurus ! Lu ga usah iku campur deh. Sok kecantikan ! Cari banget muka lo !". Amarah Nadias kepada Velly.

Velly pun menjawab dengan sautan tambahan emosi, "HEH BIGOS KELAS KAKAP ! DENGER YA, SEKARANG GINI AJA DEH LU TUH BER DUA NGAPAIN KESINI ! DENGAN TIBA-TIBA PAS DIDI MENINGGAL". Perseteruhan antar mulut wanita membuat Berry jengkel dan pusing. Berry pun menambahkan suara dalam penjelasan yang penuh emosi. "DUHHH STOOOOOP ! CEWE-CEWE STOOOOP ! MULUT LU PADA GABISA DITAHAN YA TUH. LAMBEH BANGET SIH ! LU SEMUA NETIZEN YANG SUKA JIBIR-JIBIR PEDAS DI KOMEN IG NYA AYU TING-TING YA.. ?!! HERAN GUE, APA AJA DICEROCOSIN. MASALAH GAK AKAN SELESAI KALAU ADU MULUT GINI. PUSINGGG GUE DENGARNYA !!". Kekesalan Berry melihat mereka beradu mulut yang tidak akan ada penyelesaian nya itu.

Selanjutnya, tentang aksi trio crazy dalam penyelesain misteri ini masih di Chapter 5 "Tragedi Cinta dan Popularitas #2"  

Mohon maaf, apabila ada kesalahan kata dan lain hal. Cerpen tentang misteri ini hanyalah karya fiksi. Bila ada kesamaan, kejadian, tempat atau nama mohon maaf.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AWAL YANG SULIT #PART 2

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5