SUATU RAHASIA
Momen rahasia kita di tempat ramainya mereka.
Mereka tak tahu apa-apa tentangmu dan aku.
Tak bisa lari dari ini, menyembunyikan rasa ini membuatku bahagia sekedar rahasia. Kekuatan rumor dengan kebaikan pada dirimu, membuat semua orang berpikir bahwa mereka tahu kita.
Tapi mereka tak tahu apa-apa.
Mengingatnya kembali dalam pikirku, saat kau pertama bertemu denganku, hati tak mengetahuimu dalam melihat kejujuran.
Kau kali ini, dengan waktuku segalanya membuatku semacam tingkah dan hati yang tercuri lewat mata dan senyum-senyum rahasia.
Bahkan, di waktu terburukku, kau mampu melihatku dengan tulus yang terbaik dariku. Mereka sekalipun takkan tahu tentang momen rahasia ini.
Dan bahkan di cahaya tergelapku, kau mampu melihat kejujuran hati dalam keterpurukkanku.
Kau meneranginya dengan kebaikanmu yang tulus.
Ini momen rahasiaku, namun garis hidupku satu-satunya tak mampu menjelaskan waktu dan kesalahanku di sisimu.
Ukir namamu di hatiku untuk tetap mendampingiku dan merasakan momen ketulusan yang kau punya, dari sisimu. Jikalau momen ini dan ragamu dalam ketulusan benar-benar sudah menghilang dari sebuah rahasiaku. Dan kau beranjak memilih garis hidupmu dengan hati lainnya.
-wigis.
Komentar
Posting Komentar