Dongeng Cinta Biasa


Sungguh cinta ini biasa saja. Pertemuan di halte busway ibu kota, kopi dingin Americano dan lembutnya roti mocca Lawson, menjadi teman cerita.

Kita menonton film dan mendengarkan lagu-lagu andalan favorit kita. Sepanjang jalan bercerita dan melepas tawa candaan dengan senyuman paling manis satu sama lain. Sesekali mata kita bertemu, seolah mata berbicara bahagia, dalam hati dari cinta. Sungguh minggu sore yang sangat menyenangkan.



Cinta kita tak ada indah-indahnya, seperti cinta mereka saat di musim panas. Bunga, makan malam yang romantis, liburan, dan hadiah merek ternama. Cinta kita, hanya perihal aku, kamu dan harapan yang sederhana.  Cinta kita hanya jeda pengisi kesepian satu sama lain.



Dongeng menceritakan namamu hanya sebatas menunggu kapan aku yang bosan atau kau yang ingin menjauh. 

Kita yang tanpa sadar, terhanyut oleh waktu dengan berasamanya dentuman hati lagu rindu, khas pusat Jakarta. 

Disisi lain dalam bisik udara dingin, merasakan kehangatan bahagia dan cinta saat bersamamu. Inilah dongeng cinta kita, yang sepunuhnya biasa-biasa saja. Namun hangat dalam cerita nama dan cinta.



#Wigisonstory
Dongeng cinta
Jakarta, 2020.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AWAL YANG SULIT #PART 2

Film ; Kucing #3

Film ; Bicara rindu tak murah #5